Sunday, March 18, 2012

Stimulan Gas Untuk Meningkatkan Produksi Karet

Beberapa waktu yang lalu kami mendapat e-mail dari salah seorang pembaca perkebunanku.com, beliau menanyakan hal-hal seputar stimulan gas terutama produk Hevea 3 yang pernah dimuat di blog ini. Kami sangat berterima kasih kepada pembaca yang berkenan berbagi pengalaman dan pemikiran bersama kami. Dari e-mail pembaca tersebut tersirat bahwa teknologi stimulan gas masih kurang populer dan dipahami oleh para pekebun karetMungkin masing banyak teman-teman kita yang tertarik dengan teknologi ini namun belum memahami secara konseptual dan bertanya-tanya perihal stimulan gas dan sulit mencari referensi. Oleh sebab itu kami muat artikel ini mudah-mudahan dapat menambah pengetahuan kita semua.

Email dari pembaca tersebut kira-kira sebagai berikut: "Pak, saya mau tanya. Baru-baru ini dibesarkan produk penyadapan memakai infus dan gas berasal dari Malaysia dinamakan Hevea 3. Mendengar dan mengamati, cukup menggiurkan juga karena produksi latek bisa ditingkatkan, penyadapan lebih efisien waktu dan umur batang lebih lama. Sistem ini katanya sudah dipakai di Malaysia sejak 7 tahun lalu. Apakah kita Indonesia tidak pernah meneliti sistem ini? Apakah sistem ini sesuai dengan yang disampaikannya? Kalau memang bagus, kenapa sistem ini tidak dikembangkan pula di Indonesia. Mohon penjelasannya karena saya memiliki kebun karet tidak luas dan mencari upaya untuk meningkatkan hasil karet yang maksimal."

Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada pembaca tersebut. Memang benar produk stimulan gas saat ini banyak tersedia di pasaran, salah satunya yang sudah Bapak ketahui yaitu Hevea 3. Mengenai produk ini pernah dipublikasikan di blog kita "perkebunanku.com" dengan judul: Stimulan Gas Hevea 3 untuk Tanaman Karet


Selain produk Hevea 3, banyak lagi produk stimulan gas di pasaran antara lain: Latene gas, Let I system, Let 200, G-flex, RRIM Flow dan lain-lain. Perlu digarisbawahi bahwa semua jenis stimulan gas memiliki mekanisme yang sama, stimulan gas peranannya sama seperti stimulan cair yaitu mencegah penyumbatan pembuluh lateks sehingga lateks menetes lebih lama. Jadi sebenarnya penggunaan stimulan gas tidak menambah jumlah getah (lateks) yang ada di pohon melainkan hanya menunda penyumbatan sehingga lateks menetes lebih lama dan hasilnya yang ditampung bisa lebih banyak. Ada baiknnya melihat link berikut sebelum kita membahasnya lebih dalam : 

Selanjutnya, dengan penggunaan stimulan gas (semua produk stimulan gas) memang dapat meningkatkan produktivitas tanaman karena dapat menunda penyumbatan pembuluh lateks (lateks menetes lebih lama) jika potensi tanaman mendukung. Dengan penggunaan stimulan gas penyadapan dapat lebih efisien karena irisan sadap umumnya lebih pendek (cukup 10 cm sampai seperempat lingkaran dari normalnya setengah lingkaran atau lebih) sehingga dengan irisan lebih pendek maka konsumsi kulit tanaman juga lebih hemat dan umur tanaman diharapkan lebih panjang.

Di Indonesia sistem ini sudah diteliti dan diuji coba di berbagai perkebunan karet (hanya publikasinya yang kurang luas). Ada yang berhasil ada yang gagal. Secara konsep memang sesuai yang disampaikan, namun pada pelaksanaannya banyak yang harus disesuaikan. Belajar dari pengguna yang kurang berhasil menggunakan stimulan gas, sebelum menggunakan teknologi ini sebaiknya diperhatikan beberapa hal sebagai berikut.
  1. Umur tanaman yang ideal adalah 15 tahun ke atas, pada tanaman muda penggunaan stimulan gas memberikan dampak buruk bagi tanaman berupa kering alur sadap (KAS).
  2. Stimulan gas hanya efektif pada kulit perawan, sedangkan pada kulit pulihan responnya kurang bagus.
  3. Stimulan gas efektif pada penyadapan ke arah atas, pada irisan ke arah bawah produksinya kurang optimal dan rentan KAS.
  4. Penggunaan stimulan gas menuntut kedisiplinan pengguna terutama dalam hal mengatasi kebocoran aplikator, pemasangan yang sesuai prosedur dan penyadapan yang normatif.
  5. Dengan penggunaan stimulan gas penyadapan maksimal dilakukan tiga hari sekali (d/3) jika dilakukan lebih tinggi (d/2 atau d/1) dapat dipastikan hanya bertahan beberapa bulan saja.
  6. Peningkatan produksi dengan penggunaan stimulan gas tergantung potensi tanamannnya.
  7. Pengguanaan stimulan gas memerlukan investasi yang tidak sedikit, untuk itu perhitungan untung rugi dengan penggunaan teknologi ini mutlak diperlukan bukan cuma memperhatikan peningkatan produksi saja.
Pengalaman di lapangan dengan penggunaan stimulan gas produksi akan meningkat tajam paling tidak selama 3 bulan awal selanjutnya akan cenderung menurun sesuai potensi tanaman. Beberapa kesalahan yang seringdijumpai di lapangan yang menyebabkan produksi menurun antara lain.
  1. Tingkat kebocoran aplikator cukup tinggi
  2. Penyadapan berlebihan baik panjang irisan maupun interval sadapnya.
  3. Penempatan aplikator kurang tepat.
  4. Potensi tanaman menurun akibat sisa kulit yang menipis maupun tanaman yang tidak dipupuk. 
Jika kita dapat memastikan kendala di atas dapat diatasi dengan baik, mudah-mudahan penggunaan stimulan gas dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. Saya sangat senang memiliki kesempatan menambah teman dan pengalaman. Mudah-mudahan bermanfaat dan sukses selalu untuk kita semua.

3 komentar:

HENDRO GOENAWAN on May 23, 2014 at 4:22 PM said...

apa benar gas yang digunakan sebetulnya sama yaitu gas etilen cuma yang membedakan adalah aplikatornya spt RRIM FLOW, LET200, LATENE dll
mohon infonya

Ulosa Pioneer on September 1, 2014 at 10:10 PM said...

Stimulan Gas Nya memang terbukti Meningkatkan Hasil Latex Tapi Saya Punya Penemuan Terbaru Dengan Aplikator Dari Barang2 Bekas Dan Gas Dari Hasil Buatan Sendiri Yg Bahan alami Dan Setelah Dipasang Awalnya Latex Bisa Dikatakan Hanya seper lima pada tempurung penampung Setelah Dan Di sadap Dua Hari sekali Setelah Satu bulan waktu berjalan Hasil Terus meningkat Dan Kini Sekali Penyadapan Tempurung Penampung Penuh Dan Bertambah Hingga Penampung Tak cukup lagi Setelah Tiga Bulan Setiap Satu Batang Karet latex Tiga kali penyadapan Perminggu Menghasilkan 4 - 4,5kg Ingin Tau Rahasianya Saya Ungkap Tidak Dengan Gratis Tentunya Pak Biaya Rp200ribu Untuk Materi Ini Silakan email Saya Di asiastar280@gmail.com Bukan Penipuan Karena Saya juga Petani karet Yg mempunyai Lahan Kecil hanya setengah Ha ingin menikmati bagai Punya Karet latex 3Ha yg sehari Takkan selesai di sadap sendirian tapi hasilnya berbanding setengah hektar baru berumur 8tahun Tak perlu takut Karet akan Mati Karna Bahan Gas alami hasil buatan permentasi cukup sehari Dan Menjadi sekaligus Suplai Vitamin Buat Batang Karet Sadapan.

poter moon on June 18, 2017 at 5:44 AM said...

Harganya berapa?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
There was an error in this gadget

Hubungi kami

Silahkan hubungi kami melalui e-mail: perkebunanku@gmail.com
 

Galeri Foto

foto perkebunan, koleksi foto

Sahabat Blogger

Pesan Pembaca