Tuesday, April 5, 2011

Susahnya Kerja di Perkebunan (Part. I. Feodalisme)

Setiap pekerjaan mengharuskan kita membaur dengan sistem yang berlaku di perusahaan/organisasi tempat kita bekerja. Khusus di perkebunan, aturan feodalisme masih kental terutama perusahaan peninggalan Belanda. Di beberapa perkebunan swasta atau perkebunan yang baru meskipun masih ada tapi tidak sekental perkebunan-perkebunan peninggalan Belanda. Perkebunan yang masih menyisakan jiwa feodalisme antara lain dapat ditandai dengan perlakuan berlebihan terhadap atasan, keterbatasan mengungkapkan pendapat, dan aturan baku yang bersifat mutlak tidak dapat diganggu gugat. Jika Anda bekerja di perusahaan seperti ini, akan percuma rapat dan berdikusi sepanjang malam, karena akhirnya pendapat pimpinan yang akan berlaku.

Ada beberapa pengalaman pahit beberapa orang yang memiliki pandangan berbeda dan kritis dengan pimpinan karirnya terhambat, sebaliknya karyawan yang cukup bermodal ABS (asal Bapak senang) justru karirnya lancar. Tidak usah heran karena penilaian pimpinan bersifat dominan dibanding prestasi kerja. Mengenai hal ini, Anda harus belajar menjaga perasaan pimpinan, ketahui apa yang Bos suka dan apa yang tidak. Di beberapa kebun yang saya kunjungi bahkan sangat terlihat para kepala Divisi/Afdeling berlomba mencari muka di depan kepala kebun/ADM/Manager. Jika sedang di depan pimpinan, masing-masing membanggakan keberhasilannya, tidak sungkan menjatuhkan teman sejawat. 

Jika Anda termasuk orang yang kurang bisa "menjilat", Anda harus cari cara lain untuk mendapat perhatian lebih dari Bos. Memang tidak semua  boss bersifat feodal, tapi secara umum feodalisme masih melekat di dunia perkebunan. Pimpinan selalu benar, dan tidak ada yang berani mengingatkan jika pimpinan keliru. Bahkan jika Anda berkeluarga, seluruh anggota keluarga Anda juga harus bersikap demikian terhadap keluarga atasan.

Secara mencolok, di perkebunan seorang kepala kebun adalah raja di wilayahnya, segala sesuatu di tangan kepala kebun, bahkan untuk masalah di luar kedinasan. Berbeda dengan perusahaan yang profesional, penghormatan terhadap pimpinan lebih kepada struktur organisasi dan dilakukan secukupnya. Tapi di perkebunan hal tersebut sangat menentukan karir

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Hubungi kami

Silahkan hubungi kami melalui e-mail: perkebunanku@gmail.com
 

Galeri Foto

foto perkebunan, koleksi foto

Sahabat Blogger

Pesan Pembaca